||Kisah Inspiratif Mahasiswi UGM yang Aktif Mengikuti Program Internasional

Kisah Inspiratif Mahasiswi UGM yang Aktif Mengikuti Program Internasional

2019-05-16T14:42:29+00:00Cerita Komunitas|0 Comments

Ikut summer course di salah satu perguruan tinggi di Italia, menghadiri konferensi ekonomi yang diadakan oleh sebuah organisasi milik Harvard University, hingga memenangkan kompetisi bisnis bergengsi di Malaysia, merupakan deretan pengalaman mahasiswi UGM, Ayasha Kirana Nusantoro, di tingkat internasional.

Mungkin ada yang menganggap bahwa kedua orangtua Ayasha lah yang mengantarkannya untuk meraih pencapaian-pencapaian tersebut. Nyatanya, berbagai prestasi yang diraih oleh Ayasha hingga saat ini merupakan buah dari kerja kerasnya sendiri.

Ayasha mengakui bahwa ia memang cukup beruntung karena modal penting untuk mengikuti program-program di luar negeri, yakni kemampuan bahasa Inggris, sudah ia dapatkan sejak kecil. Di SMA-nya pun, yakni SMA Negeri 8 Jakarta, Ayasha merupakan murid kelas internasional.

Meski demikian, berada di lingkungan keluarga maupun sekolah dengan international exposure yang tinggi, tak serta merta membuat seseorang fasih berbahasa asing. Berdasarkan kenyataan yang ia temui di lingkungannya, Ayasha percaya bahwa keberhasilan setiap individu ditentukan oleh usahanya sendiri.

Ayasha kecil yang bersemangat belajar tinggi

Dukungan keluarga boleh saja membuka banyak peluang bagi Ayasha untuk berkembang. Namun, semangat belajar tetap datang dari dirinya sendiri.

Saat masih duduk di bangku sekolah dasar, sulung dari dua bersaudara ini rajin mengunjungi toko buku untuk menikmati bacaan berbahasa Inggris. Ketika menemukan kata-kata yang belum dipahami, Ayasha akan langsung mencatat, lalu mencari artinya di kamus.

Hingga saat ini, Ayasha tak pernah berhenti belajar. Ia terus menambah dan melatih kosakata baru dalam bahasa Inggris lewat berbagai media, salah satunya YouTube.

Saat ini generasi muda sangat terfasilitasi dengan kemajuan teknologi. Menurut Ayasha, belajar bahasa Inggris sudah jauh lebih mudahbisa lewat tulisan-tulisan di media online atau tayangan video di YouTube. Yang penting kita punya kemauan untuk mengasah kemampuan diri.

Meskipun kebutuhan belajarnya cukup terakomodasi, salah satu Campus Ambassador Dana Cita ini tak pernah merasa ‘lebih tinggi’ dari teman-teman yang lain. Pola pikir itulah yang ia jaga ketika merantau ke Yogyakarta, dan menimba ilmu di Universitas Gadjah Mada (UGM).

Dana Cita | Ayasha - mahasiswi UGM 03

Teman-teman Campus Ambassador dari Universitas Gadjah Mada dalam acara Dana Cita Inspiring Forum (Photo by Dana Cita)

Kuliah di UGM adalah keputusan yang tepat

Di saat kebanyakan teman-teman SMA-nya memilih Universitas Indonesia atau Institut Teknologi Bandung sebagai kampus tujuan mereka, Ayasha justru mantap mengambil jurusan Ekonomi di International Undergraduate Program Universitas Gadjah Mada (IUP UGM).

“Ketika aku ada di comfort zone, lingkungan itu gak akan mendorong aku buat cari teman baru. Aku merasa kalau aku di UGM, aku bakal ketemu banyak teman baru yang background-nya sangat beragam dalam berbagai aspek, baik finansial maupun budayanya,” tutur Ayasha.

Terbukti, kuliah di Jogja berhasil mengubah perspektif Ayasha terhadap banyak hal. Kalau tadinya ia dikelilingi oleh teman-teman yang orangtuanya berpendidikan dan berkecukupan, di UGM Ayasha menjumpai banyak mahasiswa yang merantau demi mengubah nasib keluarganya.

Rupanya dengan berkuliah di dalam negeri Ayasha bisa mendapatkan pengalaman studi berstandar internasional, belajar memahami masyarakat dan segala perbedaannya, sekaligus memperluas networking untuk masa depan kariernya.

Yang tak kalah penting, kuliah di dalam negeri sama sekali tidak menghalangi peluang Ayasha untuk berprestasi di tingkat internasional.

Passion terhadap ilmu ekonomi dan program-program internasional

Saat ini Ayasha sudah berada di tahun terakhirnya di Fakultas Ekonomi dan Bisnis UGM. Setiap hari ia semakin menyukai ilmu ekonomi. Itu sebabnya, ia selalu menikmati setiap proses saat menangani business case, baik dalam perkuliahan maupun kompetisi.

“Ke depannya aku tertarik di dunia bisnis, dan aku pernah mendengar pesan yang berbunyi, ‘You will be a better businessman if you understand economics.’ Jadi, kalau mau mengerti pasar, kita harus mengerti ekonomi makro,” jelasnya.

Untuk memperdalam pengetahuannya, Ayasha mengikuti program summer course di Bocconi University, yang berlokasi di pusat finansial negara Italia, yaitu kota Milan. Salah satu mata kuliah yang ia ambil adalah Economics of the European Union.

Dana Cita | Ayasha - mahasiswi UGM

Saat menghadiri perkuliahan di Bocconi University (Photo by Ayasha)

Sebagai anak muda yang kritis yang berasal dari negara berkembang di Asia Tenggara, Ayasha menaruh perhatian pada perdagangan internasional ASEAN. Kesempatan belajar di Italia pun ia manfaatkan untuk memahami bagaimana negara-negara Uni Eropa bisa menciptakan komunitas ekonomi yang sukses. Harapannya, suatu hari nanti keberhasilan itu bisa ditiru oleh ASEAN.

Pengalaman yang Ayasha dapatkan sangat berharga, tapi biaya yang dikeluarkan tak harus selalu mahalbahkan bisa jadi gratis. Salah satu contohnya, ketika ia mewakili Indonesia dalam sebuah kompetisi bisnis di Malaysia bernama Maybank Go Ahead Challenge (MGAC). Dari 10.000 pendaftar, Ayasha dan timnya berhasil masuk 50 besar dan akhirnya meraih juara 3.

“Sekarang banyak beasiswa dan sponsor untuk summer school, student exchange, atau lomba di luar negeri. Kuncinya adalah mencoba dan jangan takut gagal. Yang penting pede. If you are accepted, it means you are qualified! Jadi, jangan minder sama teman-teman yang sekolahnya lebih keren atau bahasa Inggrisnya lebih fasih,” pesan Ayasha.

Banyak anak muda yang sebenarnya punya banyak mimpi, tapi tak berani untuk memulainya. Ada yang kurang berusaha, ada juga yang kurang percaya diri atau minder.

“Always believe that you are equipped with sufficient knowledge. Kalaupun kamu nggak ngerti, jangan malu untuk bertanya karena teman-teman pasti bakal bantu. Percaya deh, semua orang sama-sama belajar kok,” lanjutnya.

Perempuan penyuka drama Korea ini sangat menekankan pentingnya international exposure. Mengunjungi negara-negara baru dan bertemu orang-orang dari berbagai latar belakang budaya memungkinkan kita untuk mendapat insight baru, serta memiliki pikiran yang lebih terbuka.

Ayasha juga merasa sangat beruntung karena bisa berkenalan dengan teman-teman dari kampus-kampus kenamaan dunia, seperti Oxford University, London School of Economics, Cambridge University, dan masih banyak lagi.

“I’m a believer kalau belajar itu gak cuma dari bangku sekolah, tapi juga pengalaman,” ujarnya.

Dana Cita | Ayasha - mahasiswi UGM 01

Makan bersama teman-teman baru selama di Italia (Photo by Ayasha)

Calon pemimpin perempuan yang sukses

Skill dan pengalaman yang dikumpulkan Ayasha sejak dini tak lain merupakan bentuk upayanya untuk mempersiapkan diri masuk program MBA di salah satu perguruan tinggi terbaik di dunia. Bahkan, dari sekarang ia sudah mulai mempercantik CV-nya dengan sejumlah pengalaman kerja profesional, seperti magang di lembaga-lembaga keuangan dan perbankan.

Selain termotivasi dari anak-anak muda luar biasa yang ia temui dalam berbagai program internasional yang diikuti, Ayasha juga terinspirasi oleh sosok ibunya yang merupakan pemimpin sebuah perusahaan yang didominasi oleh laki-laki.

Dengan sering menyaksikan sang ibu saat menjadi pembicara di seminar-seminar atau mengisi kelas perkuliahan, Ayasha belajar bagaimana caranya berkomunikasi dengan baik, serta mengambil keputusan yang tepat.

Hadirnya role model perempuan di tengah-tengah keluarga yang tak hanya sukses membesarkan anak, tapi juga berkarier, telah membentuk mindset Ayasha sejak kecil bahwa perempuan bisa setara dengan laki-laki selama mereka punya kapasitas dan kemauan yang sama.

Dengan bekal tersebut, ia berharap bisa menjadi seorang perempuan karier yang sukses di masa depan, serta mampu memberikan kontribusi berarti bagi kemajuan masyarakat Indonesia.

Dana Cita | Ayasha - mahasiswi UGM 02

Ayasha dan tim ketika mengikuti Maybank Go Ahead Challenge di Malaysia (Photo by Ayasha)

Leave A Comment

Share via