||Pengalaman Magang di Dana Cita: Sukma

Pengalaman Magang di Dana Cita: Sukma

2019-04-01T17:44:15+00:00Life at Dana Cita|0 Comments

Cerita pengalaman magang di Dana Cita kali ini datang dari Sukma Kesumo Widjaja, mahasiswa Universitas Surya yang selama dua bulan bergabung sebagai Business Development & Partnerships Intern.

Selain melakukan aktivitas pemasaran online dan offline, Dana Cita juga bekerja sama dengan berbagai institusi untuk menjangkau sebanyak-banyaknya pelajar dan mahasiswa di Indonesia yang membutuhkan solusi pembiayaan pendidikan.

Di antara tim Business Development & Partnerships yang berupaya merangkul para institusi untuk memfasilitasi kebutuhan peserta didiknya, ada peran seorang karyawan magang yang melahirkan banyak ide segar demi keberhasilan Dana Cita dalam menggapai misinya.

Simak obrolan Dana Cita bersama Sukma di bawah ini!

Halo, boleh perkenalkan diri kamu?

“Hai, nama aku Sukma. Saat ini aku berstatus mahasiswa tahun akhir di Universitas Surya. Program studi yang sedang aku tekuni itu entrepreneurship. Hobi unik aku, aku suka nari modern seperti hip hop, popping, dll.”

Saat ini kamu sedang sibuk kegiatan apa saja?

“Waktu-waktu sekarang sedang sangat senggang sebenarnya. Keseharian aku biasanya hanya mengerjakan skripsi. Cuma beberapa hari ke depan ada keinginan mulai belajar beberapa hal sih, seperti trading saham, ambil kelas online, atau membuat bisnis kecil-kecilan, tapi belum menentukan nih.”

Kenapa sih kamu tertarik untuk magang di Dana Cita?

“Awalnya memang tertarik banget sama fintech kan. Lalu saat survey di beberapa perusahaan, Dana Cita memang terlihat menarik. Pertama, bisnis model Dana Cita memang sesuatu yang dibutuhkan masyarakat sekarang, di mana biaya pendidikan semakin sulit untuk dijangkau. Kedua, saat ngintip profil founders, dapat terlihat mereka memiliki pengalaman yang kuat di berbagai perusahaan terkemuka. Ketiga, Dana Cita sebagai startup, sudah memiliki kredibilitas yang tinggi dengan mengikuti program YCombinator. Jadi saat apply, sebenarnya cukup bersyukur sih bisa terima magang karena kelihatannya Dana Cita cukup kompetitif.

Boleh ceritakan apa saja yang kamu lakukan selama magang di Dana Cita?

“Pekerjaan utama aku di divisi Business Development & Partnerships ada empat. Pertama, aku berinisiatif untuk menjaga kerapihan dan efisiensi database institusi yang berpotensi untuk menjadi partner Dana Cita dalam memberikan pinjaman pendidikan terjangkau. Kedua, aku juga diberikan kepercayaan menambahkan database tersebut berdasarkan dekstop research yang telah dilakukan sesuai dengan kriteria yang telah disepakati di awal. Ketiga, aku dipercayai dalam manajemen event seminar literasi keuangan Dana Cita di @america. Keempat, di minggu-minggu terakhir magang, aku dipercayai untuk melakukan sentuhan awal dengan calon partner. Kegiatan tersebut menyangkut berhubungan melalui email, telepon, ataupun tatap muka.”

Momen apa sih yang paling berkesan buat kamu selama magang di Dana Cita?

“Sebenarnya ada beberapa momen sih yang berkesan. Untuk aku pribadi, momen yang paling berkesan adalah ketika mendengarkan kisah-kisah karier maupun pribadi teman-teman di Dana Citabaik dari level founder sampai dengan intern. Setiap cerita membawa insight menarik yang dapat aku terapkan dalam kehidupan pribadi aku. Wajib banget setiap anak magang untuk lakuin banyak wawancara 1on1 dengan tim Dana Cita!”

Apa saja pelajaran yang kamu dapatkan selama magang di Dana Cita?

“Secara pekerjaan, aku banyak belajar external facing, teamwork, dan berpikir kritis. External facing yang aku pelajari adalah komunikasi antarinstitusi baik melalui email, telepon, dan tatap muka. Pada awalnya aku sangat gugup karena masih belum berpengalaman dan banyak yang belum diketahui. Tetapi, mendekati akhir magang, aku semakin ngerti etika, trik-trik, dan cara-cara dalam mewakili perusahaan di hadapan institusi-institusi lain.

Teamwork yang aku pelajari adalah bagaimana mendukung tim dalam melaksanakan tugasnya dengan baik. Dari memberikan informasi yang jelas hingga pekerjaan yang sederhana seperti mengingatkan. Berpikir kritis yang aku pelajari merupakan salah satu kesempatan yang diberikan Dana Cita kepada anak-anak magang. Kami memiliki kesempatan yang sama dalam menyuarakan pendapat. Dalam berbagai kesempatan, aku diberikan kesempatan untuk ikut berembuk dan memikirkan jalan keluar dalam berbagai persoalan di dalam skala tim maupun perusahaan.”

Boleh gambarkan seperti apa suasana kerja di Dana Cita?

“Dana Cita merupakan sebuah startup. Seperti startup pada umumnya, suasana kerja di kantor sangat dapat dinikmati. Setiap orang sangat terbuka sehingga tidaklah sulit bagi aku untuk berbaur. Walaupun di Dana Cita suasananya tergolong sangat menyenangkan, perusahaan sangat menjunjung profesionalisme.”

Apa rencana kamu setelah selesai magang di Dana Cita dan setelah lulus kuliah?

“Aku ingin bekerja di perusahaan yang dapat mendorong kapabilitasku lebih dari sekarang. Seperti Dana Cita yang telah meningkatkan standar tingkat kerja keras dan kecerdasanku dari sebelumnya, aku berharap bisa mendapatkan posisi yang menuntut diriku untuk belajar lebih kritis. Posisi tersebut seperti management consulting, business analyst, financial analyst, investment analyst. Tetapi, itu masih rencana satu tahun ke depan. Kita tidak pernah tahu kesempatan apa yang terbuka, kan?”

Apa harapan kamu untuk Dana Cita?

“Aku berharap Dana Cita akan bertumbuh menjadi unicorn suatu saat nanti. Seperti Gojek membantu jutaan masyarakat Indonesia, aku berharap Dana Cita akan membantu jutaan peserta didik di Indonesia hingga berbagai negara lainnya. Pencapaian besar tidak akan tercapai tanpa mimpi yang besar.”

Leave A Comment

Share via