||Dana Cita Ajak Generasi Milenial Belajar Mengatur Keuangan Sejak Dini

Dana Cita Ajak Generasi Milenial Belajar Mengatur Keuangan Sejak Dini

2019-02-19T09:40:11+00:00News|0 Comments

Generasi milenial alias Gen Y cukup sering menjadi perbincangan masyarakat. Salah satu topik menarik tentang generasi milenial—yang bahkan didukung oleh sejumlah hasil riset adalah gaya hidup mereka yang cenderung lebih konsumtif. Fakta tersebut membuat banyak pihak merasa perlu untuk mengajak generasi milenial belajar mengatur keuangan sejak dini.

Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang teknologi finansial (fintech), Dana Cita menyadari bahwa salah satu tanggung jawabnya adalah merangkul anak-anak muda yang masih duduk di bangku perguruan tinggi maupun baru bekerja agar lebih melek finansial. Inisiatif ini pun direalisasikan melalui sebuah acara yang berjudul “Smart Financial Planning for Millennials”.

Bertempat di @america, sebuah pusat kebudayaan yang berada di bawah naungan Kedutaan Besar Amerika Serikat, Dana Cita menghadirkan dua orang narasumber ahli yang memiliki latar belakang pendidikan dan pengalaman profesional di bidang jasa keuangan, yaitu Susli Lie (Co-Founder Dana Cita) dan Simson J. M. Sinaga, CFP, AEPP (Co-Founder Good Money Habit).

Susli Lie yang maju sebagai pembicara pertama menceritakan bagaimana pekerjaan pertamanya sebagai seorang konsultan keuangan, menyadarkan ia akan pentingnya memahami personal finance atau pengelolaan keuangan pribadi—di samping menjadi ahli finansial dalam lingkup profesional.

Dana Cita | Generasi Milenial Belajar Mengatur Keuangan

Susli Lie (Co-Founder Dana Cita) membagikan beragam insight berdasarkan pengalamannya di bidang jasa keuangan (Photo by Dana Cita)

Kepada para peserta, lulusan Yale University ini membagikan sebuah temuan menarik. Menurut Indonesia Millennial Report 2019 yang dirilis oleh IDN Times, generasi milenial di Indonesia hanya mengalokasikan 10,7% dari pendapatannya untuk ditabung. Sementara itu, sebesar 51,1% dari pendapatan tersebut habis untuk kebutuhan bulanan.

“Perencanaan keuangan itu akan berubah sesuai dengan (bertambahnya) umur karena ada kewajiban baru dan tantangan-tantangan baru,” ujar Susli.

Belajar dari pengalamannya semasa kuliah dan bekerja di Amerika Serikat hingga akhirnya mendirikan perusahaan penyedia pinjaman pendidikan Dana Cita, Susli membeberkan enam poin penting yang harus diketahui generasi milenial dalam melakukan perencanaan keuangan.

1. Kenali diri sendiri

Penting untuk selalu mengetahui jumlah pemasukan, pengeluaran, dan sisa pendapatan

2. Ketahui tujuan hidup yang ingin dicapai

Walaupun merupakan tujuan jangka panjang, tak ada salahnya mempersiapkan dananya dari sekarang

3. Memenuhi gaya hidup

Dengan perencanaan keuangan, kita bisa traveling, membeli rumah, menempuh pendidikan, membantu orangtua, dan sebagainya

4. Berinvestasi

Investasi yang baik harus dilakukan dengan cermat

5. Siapkan diri untuk kondisi terburuk

Bagaimana caranya agar tetap bisa memenuhi kebutuhan, bahkan saat terjadi hal-hal yang tak diinginkan

6. Pensiun dengan tenang

Apabila dananya mulai disisihkan dari sekarang, manfaatnya akan sangat terasa di kemudian hari

Dana Cita | Generasi Milenial Belajar Mengatur Keuangan

Peserta “Smart Financial Planning for Millennials” di @america Pacific Place Mall (Photo by Dana Cita)

Susli sadar bahwa komunitas Dana Cita yang terdiri dari anak-anak muda, harus diberi bekal literasi finansial yang cukup sehingga mereka mampu mengambil keputusan secara bijak. Ilmu perencanaan keuangan juga menjadi hal yang krusial guna membebaskan generasi milenial dari budaya konsumerisme.

Hal tersebut diamini oleh Simson J. M. Sinaga selaku Co-Founder Good Money Habit yang menjadi pembicara kedua. Di awal sesinya, Simson mengungkapkan tiga alasan mengapa masyarakat—khususnya generasi milenial—terjebak dalam pola hidup konsumtif:

  1. Peer pressure atau tekanan dari lingkungan sosial
  2. Perasaan insecure apabila tidak mengikuti tren
  3. Industri yang membuat konsumen menghabiskan uang lebih banyak

Menurut Simson, kemudahan dan kecepatan yang ditawarkan di era digital membuat hasrat konsumsi, khususnya tren belanja online masyarakat Indonesia kian meningkat. “Jadi, memang kita harus punya prinsip, pedoman, dan pegangan; uang ini bagaimana penggunaannya supaya hidup kita aman,” pesannya.

Konsumerisme juga menambah deretan permasalah keuangan yang dihadapi oleh generasi milenial, di antaranya merasa gaji tak pernah cukup, kesulitan membayar utang, tak memiliki tabungan, tak memahami manajemen risiko, tak memahami investasi, tak memikirkan kebutuhan di masa yang akan datang, serta tak mengetahui cara mengelola kekayaan.

Semua masalah tersebut tentunya dapat dijawab melalui perencanaan keuangan atau financial planning yang baik.

“Tahap pertama dari financial planning adalah menentukan goals”

Tentukan dulu apa yang ingin dicapai, baru buat buat perencanaannya. Simson menyebutkan bahwa seperti apa hidup yang kita inginkan, itulah yang akan menentukan financial goals kita, dan semua itu tergantung dari value atau nilai yang dipegang oleh masing-masing individu.

“The life you want to live should determine your financial goals.”

Misalnya, ada orang yang setelah lulus kuliah ingin membantu orangtua, ada yang menargetkan di usia 25 tahun harus sudah memiliki rumah, dan ada juga yang mengumpulkan uang semata-mata agar bisa traveling.

Setiap manusia punya tujuan dan value yang berbeda-beda, dan tak ada yang salah dengan itu semua.

Dana Cita | Generasi Milenial Belajar Mengatur Keuangan

Simson J. M. Sinaga dari Good Money Habit memberikan pemaparan tentang perencanaan keuangan berikut simulasinya (Photo by Dana Cita)

Tujuan keuangan sendiri dibagi menjadi tiga berdasarkan jangka waktunya; jangka pendek (1 tahun), jangka menengah (3-5 tahun), dan jangka panjang (lebih dari 5 tahun). Tentu saja apa yang ingin kita kejar dalam waktu setahun, membutuhkan strategi dan produk keuangan yang berbeda dari apa yang ingin dicapai dalam kurun lima tahun.

Meski demikian, terlepas dari tujuan keuangan yang berbeda-beda, pada akhirnya semua orang ingin mencapai financial freedom, yaitu suatu kondisi di mana kita yakin bahwa apabila terjadi hal-hal yang tak diharapkan, kita tak akan mengalami kesulitan keuangan yang signifikan.

“Sebenarnya tujuan financial planning ini bukan supaya kita kaya, tapi bagaimana mempersiapkan agar ketika suatu kebutuhan tiba (misalnya, waktunya pensiun, anak mau masuk sekolah, anggota keluarga sakit), kita memiliki solusinya,” kata Simson mengingatkan.

Tak hanya menerangkan pentingnya melakukan perencanaan keuangan, Simson juga memberikan sejumlah simulasi untuk menentukan financial goals, serta produk keuangan apa yang sebaiknya digunakan untuk mencapai masing-masing goal.

Dana Cita | Generasi Milenial Belajar Mengatur Keuangan

Susli Lie dan Simson J. M. Sinaga dalam sesi tanya-jawab (Photo by Dana Cita)

Sebagai bagian dari strategi perencanaan yang baik, Simson menyarankan para peserta untuk membuat laporan cash flow—yang berisi rincian pemasukan (cash flow in) dan pengeluaran (cash flow out), serta balance sheet report bagi yang sudah memiliki aset dan utang.

Pria yang meraih gelar magister dari University College London ini juga memberikan sejumlah rule of thumb berupa persentase nominal yang ideal untuk setiap pos pengeluaran kita. Selain itu, Simson menekankan pentingnya mempersiapkan dana untuk masa depan sedini mungkin, serta menyeimbangkan aset atau kekayaan dengan perlindungan finansial.

Pemaparan Simson yang komprehensif tentunya akan sangat membantu para anak muda yang ingin mulai belajar mengelola uang dengan baik untuk masa depan. Di akhir presentasinya, ia menampilkan sebuah quote yang sangat tepat ditujukan untuk generasi milenial, “You only live once, but if you spend it wisely, once is enough.”

Dana Cita | Generasi Milenial Belajar Mengatur Keuangan

Salah satu peserta menanyakan tentang aturan pengeluaran bulanan (Photo by Dana Cita)

Setelah membuka sesi tanya-jawab bersama kedua narasumber dan mengadakan kuis singkat, MC pun memandu penyerahan sertifikat oleh Susli Lie kepada Simson J. M. Sinaga, sebagai bentuk apresiasi Dana Cita kepada Good Money Habit.

Dana Cita | Generasi Milenial Belajar Mengatur Keuangan

Susli Lie mewakili Dana Cita menyerahkan sertifikat penghargaan kepada Good Money Habit (Photo by Dana Cita)

Acara “Smart Financial Planning for Millennials” pun diakhiri dengan sesi foto bersama, serta networking antara para peserta, narasumber, dan tim Dana Cita yang turut diramaikan oleh teman-teman Campus Ambassador.

Leave A Comment

Share via