||4 Kegiatan yang Dilakukan Saat Ospek Mahasiswa Baru

4 Kegiatan yang Dilakukan Saat Ospek Mahasiswa Baru

2019-07-25T16:58:23+00:00Persiapan Kuliah|0 Comments

Mahasiswa baru alias maba akan mengikuti serangkaian kegiatan orientasi sebelum aktif memulai perkuliahan. Umumnya, kegiatan ini bersifat wajib.

Orientasi mahasiswa baru dikenal juga dengan istilah Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus atau Ospek. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan mahasiswa baru dengan kehidupan perkuliahan.

Dunia kampus memiliki banyak perbedaan dengan pendidikan di bangku sekolah, mulai dari metode belajar, jadwal kelas, pakaian, hingga budayanya. Inilah yang akan dikenalkan kepada mahasiswa baru saat mengikuti ospek.

Diharapkan setelah menjalani orientasi mahasiswa baru, para maba bisa memahami sistem perkuliahan dan beradaptasi mengikuti kehidupan kampus yang dinamis dengan cepat. Ada banyak keuntungan yang bisa didapatkan dengan mengikuti ospek. Mulai dari mengetahui sistem perkuliahan, mengenal keadaan di sekitar kampus, mendapat teman baru, dan mengenal senior.

Berikut empat kegiatan utama saat orientasi mahasiswa baru.

1. Orientasi belajar mengajar

Salah satu kegiatan saat ospek adalah orientasi belajar mengajar. Pada orientasi ini, mahasiswa baru akan mengikuti serangkaian proses belajar mengajar layaknya sedang mengikuti perkuliahan.

Kegiatan ini merupakan pembekalan untuk mempersiapkan mahasiswa baru mengikuti perkuliahan yang sebenarnya. Akan ada dosen yang mengajarkan materi seperti di dalam kelas. Biasanya, materi yang diajarkan berupa informasi seputar sistem akademis dan pengembangan kepribadian.

Mahasiswa baru biasanya juga diminta untuk membuat tugas dan mempresentasikannya agar terbiasa dengan tugas di bangku kuliah. Saat orientasi belajar mengajar, jangan sungkan untuk bertanya mengenai sistem perkuliahan agar tidak kebingungan saat menghadapi kuliah yang sebenarnya.

2. Orientasi kehidupan kampus

Selain orientasi belajar mengajar, mahasiswa baru juga dikenalkan dengan kehidupan kampus. Kegiatan ini biasanya dipanitiai oleh senior di kampus dan bertujuan untuk memberi tahu mahasiswa baru mengenai kegiatan di luar kegiatan akademis atau perkuliahan.

Para maba biasanya akan diberi sejumlah tugas yang harus dikerjakan dan dikumpulkan saat ospek berlangsung. Tugas itu dapat berupa tugas pribadi atau berkelompok seperti membuat video atau mewawancarai senior.

Saat orientasi, mahasiswa baru juga diminta membawa sejumlah atribut. Kegiatan saat orientasi juga beragam mulai dari seminar, talkshow, games, hingga menyanyikan yel-yel.

3. Pameran Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM)

Saat ospek, mahasiswa juga akan dikenalkan dengan UKM yang ada di kampus seperti organisasi hingga ekstrakurikuler. Ada organisasi di tingkat universitas, fakultas, dan program studi. Ada pula kegiatan ekstrakurikuler di berbagai bidang seperti seni dan olahraga.

Setiap organisasi dan ekstrakurikuler bakal mempresentasikan kegiatan yang mereka jalani di hadapan mahasiswa baru. Nah, pada saat inilah kamu sebaiknya mencari kegiatan yang sesuai dengan minat dan bakatmu. Carilah kegiatan yang dapat menunjang perkuliahan dan mengembangkan kemampuan diri kamu di luar akademis.

Beberapa kegiatan ekstrakurikuler sudah membuka pendaftaran untuk mahasiswa baru saat pameran. Kamu dapat langsung mendaftar jika sudah menetapkan pilihan akan mengikuti kegiatan yang mana.

4. Ospek fakultas dan jurusan

Setelah orientasi pada tingkat universitas, mahasiswa baru juga akan mengikuti orientasi di tingkat fakultas dan jurusan. Biasanya waktu untuk ospek di tingkat jurusan dan fakultas lebih lama dibandingkan orientasi di tingkat universitas.

Jika tingkat universitas berlangsung dalam beberapa minggu, tingkat fakultas dan jurusan bisa berlangsung selama dua bulan hingga satu semester, tergantung kebijakan yang berlaku.

Tujuan ospek di tingkat fakultas dan jurusan ini adalah agar setiap mahasiswa baru dapat saling mengenal dengan teman-teman satu angkatan.

Pada kegiatan ospek ini, mahasiswa akan dibagi dalam kelompok untuk mengerjakan sejumlah tugas yang diberikan oleh senior. Atribut ospek mulai dari name tag hingga dresscode juga bakal ditentukan. Mahasiswa baru juga diharapkan dapat kompak dengan teman-teman seangkatannya.

Pada sesi ini kerap ditemui senior yang “galak”. Namun, kamu tak perlu takut. Usai orientasi mahasiswa, tak menutup kemungkinan kamu dan para senior akan menjadi teman, bahkan nongkrong bersama. Kegiatan ospek memang merupakan waktu yang tepat untuk mengenal teman-teman baru dan para senior.

Leave A Comment

Share via