||Daftar Rincian Biaya untuk Melanjutkan Kuliah S2

Daftar Rincian Biaya untuk Melanjutkan Kuliah S2

2019-07-18T11:03:26+00:00Persiapan Kuliah|0 Comments

Sebelum memutuskan untuk melanjutkan kuliah S2, kamu perlu mengetahui besaran biaya yang dibutuhkan. Mengetahui biaya kuliah S2 akan memudahkan kamu dalam pengumpulan dana dan juga proses perkuliahan.

Melanjutkan kuliah S2 membutuhkan dana yang jumlahnya tidak sedikit. Dana itu meliputi biaya akademis hingga akomodasi selama menempuh program pascasarjana. Perhitungan yang matang diperlukan agar tidak terjadi kesalahan dalam pengeluaran maupun pendanaan.

Berikut gambaran umum daftar rincian biaya untuk melanjutkan kuliah S2. Daftar ini dapat membantu kamu memperkirakan pengeluaran atau dana yang dibutuhkan untuk melanjutkan kuliah S2.

1. Biaya pendaftaran

Seperti saat kuliah S1, calon mahasiswa mesti mengikuti sejumlah rangkaian pendaftaran untuk melanjutkan kuliah S2. Biaya pendaftaran ini meliputi biaya formulir dan juga tes seleksi. Biaya pendaftaran dapat berkisar antara Rp250 ribu hingga Rp1 juta, tergantung universitas dan program studi yang dituju.

Hitung juga biaya yang dibutuhkan untuk akomodasi seperti transportasi, penginapan, dan makan yang dibutuhkan jika harus seleksi keluar kota.

2. Biaya akademis

Biaya akademis adalah biaya pendidikan yang dikenakan kepada mahasiswa untuk penyelenggaraan dan pembinaan serta layanan administrasi akademis selama perkuliahan S2.

Biaya akademis ini meliputi uang masuk atau uang pangkal, uang semester, uang SKS, dan komponen biaya lain yang bersangkutan dengan perkuliahan yang dibayarkan langsung ke universitas.

Beberapa universitas sudah memasukkan semua biaya dalam satu kali pembayaran uang semester. Universitas lainnya mengenakan biaya tambahan untuk program tertentu seperti biaya sidang tugas akhir, registrasi mata kuliah ulang, wisuda, dan lain sebagainya.

Hitung jumlah biaya yang mesti dikeluarkan saat awal masuk dan yang harus dibayar per semester selama menempuh pendidikan S2. Lama waktu menempuh S2 dapat beragam mulai dari satu hingga dua tahun.

Besaran biaya akademis ini dapat dicek di situs resmi universitas terkait. Pahami dan kalkulasikan dengan baik agar tidak ada yang terlewatkan.

Biaya lain di luar biaya akademis, tapi masih berhubungan dengan perkuliahan seperti biaya buku materi, biaya fotokopi dan print tugas, serta biaya penelitian atau tugas akhir, juga mesti masuk dalam hitungan.

3. Biaya akomodasi

Biaya akomodasi adalah semua biaya yang digunakan untuk kebutuhan seperti tempat tinggal, transportasi, serta makan. Hitung biaya ini berdasarkan lokasi kampus tempat berkuliah. Biaya kuliah di Jakarta, misalnya, akan berbeda dengan akomodasi di luar negeri seperti di Singapura.

Hitunglah besaran biaya yang dibutuhkan untuk tempat tinggal jika harus masuk perguruan tinggi yang jauh dari rumah. Tersedia pilihan tempat tinggal seperti kos-kosan, apartemen, atau kontrakan. Sesuaikan pilihan tempat tinggal ini dengan anggaran yang dimiliki. Lalu, hitunglah besaran biaya yang dibutuhkan dan mesti dikeluarkan setiap bulan atau setiap tahunnya.

Transportasi yang dikeluarkan selama perkuliahan, misalnya dari tempat tinggal ke kampus atau kampus ke tempat penelitian juga mesti diperhitungkan. Perkirakan biaya yang dibutuhkan untuk transportasi selama menjalani kuliah S2.

Biaya makan juga tak boleh dilewatkan. Hitung biaya konsumsi yang diperlukan untuk tiga kali sehari dalam sebulan. Jangan sampai karena lupa menghitung uang makan, kamu mengonsumsi mi instan selama berkuliah.

4. Dana beasiswa

Berbagai lembaga dan institusi banyak menawarkan program beasiswa untuk kuliah S2. Dana beasiswa ini juga mesti dihitung sehingga kamu dapat memperkirakan berapa sisa dana yang dibutuhkan selama perkuliahan.

Perhatikan jenis beasiswa yang didapatkan. Beberapa penyedia beasiswa hanya memberikan beasiswa untuk biaya kuliah, sedangkan akomodasi mesti ditanggung sendiri. Ada pula beasiswa yang juga memberikan biaya akomodasi, dan sebagian lainnya hanya memberikan beasiswa untuk penelitian, tugas akhir atau tesis.

5. Dana darurat

Dana darurat merupakan dana yang digunakan hanya untuk keperluan darurat saja. Dana ini merupakan dana persiapan jika mengalami keadaan genting saat sedang menempuh perkuliahan S2, misalnya mendadak harus pulang kampung.

Sejumlah teori menyebutkan dana darurat sebaiknya dikumpulkan cukup untuk memenuhi kebutuhan selama tiga bulan.

Kumpulkan biaya yang dibutuhkan untuk kuliah S2 terlebih dahulu sehingga nantinya tak kesulitan mencari biaya ketika sudah berkuliah.

Dana Cita juga menyediakan program pinjaman dana pendidikan yang dapat dimanfaatkan untuk melanjutkan kuliah S2.

Leave A Comment

Share via