||Hal yang Harus Dilakukan saat Mengikuti Orientasi Mahasiswa Baru

Hal yang Harus Dilakukan saat Mengikuti Orientasi Mahasiswa Baru

2019-07-23T17:27:35+00:00Persiapan Kuliah|0 Comments

Sebelum memulai perkuliahan pertama, mahasiswa baru (maba) akan mengikuti serangkaian kegiatan orientasi mahasiswa baru. Kegiatan ini dikenal juga dengan nama Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus atau ospek.

Selama orientasi, para maba akan dikenalkan pada kehidupan akademis, perkuliahan, administrasi, dan kemahasiswaan. Pengenalan ini bertujuan agar mahasiswa baru dapat mengenal kampus dan beradaptasi dengan perkuliahan yang memiliki banyak perbedaan dengan sekolah.

Ada banyak kegiatan pengenalan yang akan diberikan oleh kampus untuk mahasiswa baru selama beberapa hari sebelum aktif berkuliah. Detail kegiatan ospek ini biasanya akan berbeda pada setiap kampus, tergantung kebijakan masing-masing. Kamu dapat mengetahuinya melalui informasi resmi yang dikeluarkan oleh perguruan tinggi.

Walaupun berbeda-beda, pada umumnya kegiatan ini merupakan bentuk pengenalan kehidupan kampus. Ada beberapa hal yang mesti kamu lakukan saat mengikuti orientasi mahasiswa baru agar semakin cepat beradaptasi dan memudahkan dalam kehidupan kampus.

1. Sistem perkuliahan

Saat orientasi mahasiswa baru, hal yang harus dilakukan pertama kali adalah mengetahui sistem perkuliahan. Mulai dari cara mendaftar atau registrasi kelas atau SKS hingga sistem akademis. Pada semester awal, biasanya kelas yang harus diambil sudah dipaketkan oleh perguruan tinggi, tapi mahasiswa tetap harus melakukan registrasi. Beberapa perguruan tinggi sudah menerapkan sistem online, beberapa lainnya masih manual.

Pahami pula situs-situs yang mesti diakses terkait akademis dan perkuliahan. Ketahui juga jadwal perkuliahan pada semester awal. Misalnya, jadwal ujian tengah semester (UTS) dan ujian akhir semester (UAS).

Selama masa ospek, cari tahu berapa daftar hadir minimal sebagai syarat lulus mata kuliah, bobot penilaian, dan hal penting lainnya terkait akademis agar tidak bingung saat sudah mulai kuliah.

2. Cari teman

Masa orientasi mahasiswa baru adalah saat yang tepat untuk mencari teman sebanyak-banyak. Bukan hanya teman satu program studi, tapi juga teman dari program studi dan fakultas lain.

Semakin banyak teman, semakin banyak keuntungan yang akan kamu dapatkan saat sudah mulai berkuliah nantinya. Teman-teman ini dapat membantu kamu terkait perkuliahan, organisasi, maupun ekstrakurikuler yang akan dijalani selama berkuliah.

3. Berkenalan dengan senior

Jangan sungkan untuk berkenalan dengan senior alias kakak tingkat. Para senior ini akan banyak memberi bantuan terkait informasi kampus dan perkuliahan atau bahkan lowongan pekerjaan.

Jalinlah hubungan baik dengan mereka agar memudahkan kamu dalam menjalani perkuliahan. Senior di kampus dapat ditanyai mengenai kelas yang menyenangkan, dosen yang baik, atau mata kuliah tertentu.

Kamu juga dapat meminjam buku perkuliahan atau catatan dan soal-soal ujian di tahun-tahun sebelumnya dari senior.

4. Keliling kampus

Masa ospek merupakan saat yang tepat untuk keliling kampus. Ketahuilah lokasi gedung atau ruang perkuliahan yang akan ditempati. Pastikan juga kamu mengetahui posisi kamar kecil, kantin, koperasi, tempat print dan fotokopi, hingga ruang administrasi yang ada di program studi atau fakultas.

Jangan ragu untuk berkeliling mengunjungi fakultas lain dan cobalah untuk berkunjung ke setiap kantin yang ada di kampus. Selain bisa mengetahui jajanan di sekitar, kamu juga bisa menjalin relasi dengan mahasiswa di fakultas lain.

Selain itu, ketahui pula lokasi lain seperti pusat kegiatan mahasiswa, klinik, perpustakaan, dan lokasi penting lainnya di kampus.

5. Organisasi mahasiswa

Menjadi mahasiswa bukan hanya sekadar berkuliah. Ikutilah kegiatan organisasi mahasiswa yang dapat mengasah soft skill dan meningkatkan kemampuan diri di luar akademis.

Orientasi mahasiswa baru merupakan saat yang tepat untuk mengetahui beragam organisasi yang ada di kampus. Dengan begitu, ketika sudah mulai masa kuliah, kamu dapat menentukan pilihan dan mengikuti pendaftaran seleksi ketika sudah dibuka.

Terdapat banyak organisasi kemahasiswaan yang bisa diikuti mulai dari himpunan di tingkat jurusan hingga Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) yang ada di tingkat fakultas dan universitas. Pilihlah organisasi yang sesuai dengan minat dan bakatmu.

Mengikuti organisasi mahasiswa dapat mengasah jiwa kepemimpinan dan menambah jejaring.

6. Kegiatan ekstrakurikuler

Selain organisasi, mahasiswa baru juga dapat mengikuti kegiatan ekstrakurikuler yang ada di kampus. Cari tahu macam-macam ekstrakurikuler dan pilihlah yang sesuai dengan ketertarikan kamu.

Kegiatan ekstrakurikuler ini merupakan kegiatan pengembangan diri dalam berbagai bidang seperti akademis, olahraga, seni, dan lainnya.

Dalam bidang akademis, misalnya, kamu dapat mengikuti klub penelitian, debat, dan bahasa Inggris. Bidang olahraga ada klub sepak bola, voli, bulutangkis, dan olahraga menarik lainnya. Di bidang seni ada teater, paduan suara, tari, dan lainnya.

Mengikuti kegiatan ekstrakurikuler dapat meningkatkan sportivitas dan kemampuan diri.

Leave A Comment

Share via