||Mau Kuliah Murah? Pilih Kota dengan Biaya Hidup Rendah Ini

Mau Kuliah Murah? Pilih Kota dengan Biaya Hidup Rendah Ini

2019-06-27T14:51:35+00:00Persiapan Kuliah|0 Comments

Kesempatan duduk di bangku perguruan tinggi masih terasa mahal bagi sebagian rakyat Indonesia. Bukan sekadar pembiayaan pendidikan, faktor biaya hidup selama studi juga ikut berpengaruh. Maka dari itu, kalau mau kuliah murah, tak ada salahnya kamu mempertimbangkan untuk memilih lokasi perkuliahan dengan biaya hidup yang rendah.

Pembiayaan kuliah di Indonesia sudah membuat banyak pihak merasa keberatan. Hal ini wajar mengingat biaya perguruan tinggi di sini terbilang relatif mahal. Kondisi tersebut masih ditambah dengan keharusan mengeluarkan dana ekstra untuk biaya hidup jika kuliah di luar daerah domisili.

Biaya hidup tersebut tidak bisa disepelekan. Kamu wajib memperhitungkan biaya tempat tinggal, makan, transportasi, hingga keperluan sehari-hari. Semunya tentu membutuhkan dana yang tidak sedikit.

Oleh karena itu, ada baiknya kamu mempertimbangkan lokasi ketika hendak menempuh studi di perguruan tinggi. Sebisa mungkin carilah kota yang tidak memerlukan biaya hidup tinggi dengan pilihan kampus representatif.

Rujukan untuk memilih bisa dicari dari hasil Survei Biaya Hidup 2017 yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Hasilnya dapat dijadikan gambaran untuk menentukan lokasi kuliah. Dengan berkuliah di daerah yang biaya hidupnya rendah, pengeluaran akan lebih hemat.

Nah, kota-kota mana sajakah yang dimaksud?

1. SOLO

Kalau mau biaya kuliah murah, Solo bisa menjadi pilihan. Kota ini merupakan salah satu kota dengan biaya hidup terendah di Indonesia. Berdasarkan data dari BPS pada 2017, rata-rata biaya hidup di sana hanya Rp1,5 juta per bulan.

Biaya tersebut cukup terjangkau bagi sebagian besar orang. Untuk makan sehari-hari, kebutuhan biaya di Solo terkenal rendah. Menurut data dari Kompas pada Oktober 2018, diperlukan dana di kisaran Rp600 ribu hingga Rp900 ribu per bulan.

Begitu pula halnya untuk tempat tinggal seperti indekos. Harga sewa indekos di Kota Solo termasuk juga yang terendah di Indonesia. Sesuai data dari Kompas, biaya yang diperlukan untuk menyewa kamar indekos standar per bulan hanya di rentang Rp300 ribu hingga Rp500 ribu.

Hal tersebut menjadikan Solo pantas menjadi pilihan bagi berbagai pihak untuk kuliah. Di sana banyak sekali perguruan tinggi baik perguruan tinggi negeri atau swasta yang dapat dipilih. Setidaknya ada 60 lebih kampus di Solo. Beberapa di antaranya bernama besar seperti Universitas Sebelas Maret, Institut Seni Indonesia Surakarta, serta Akademi Teknik Mesin Industri.

Kebetulan Kota Solo termasuk juga ke dalam daftar kota ternyaman untuk ditinggali di Indonesia. Sebagai salah satu pusat kebudayaan Jawa, banyak sekali peninggalan bersejarah di sana. Selain itu, kota ini juga sudah memiliki berbagai fasilitas modern yang memudahkan segalanya.

2. YOGYAKARTA

Julukan Kota Pelajar yang dimilikinya tentu bukan tanpa alasan. Yogyakarta memiliki beragam hal yang layak dijadikan pilihan bagi mahasiswa untuk menempuh perguruan tinggi.

Paling utama tentu biaya hidup yang terbilang rendah. Dilaporkan oleh BPS, kebutuhan biaya hidup di sana sekitar Rp1,7 juta per bulan. Hal tersebut dapat dipilah dari berbagai komponen biaya hidup.

Sebagai gambaran, Kompas melaporkan biaya indekos kamar standar di Yogyakarta sekitar Rp500 ribu hingga Rp600 ribu per bulan. Masih dari laporan yang sama, biaya untuk makan per bulan berada di rentang Rp750 ribu hingga Rp900 ribu per bulan. Semua tentu ditentukan oleh gaya hidup yang dipilih.

Hal tersebut menjadikan Yogyakarta sebagai salah satu pilihan kota untuk kuliah. Setidaknya ada 106 perguruan tinggi yang dapat dipilih di sini. Beberapa di antaranya cukup dikenal seperti Universitas Gadjah Mada, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Atma Jaya Yogyakarta, serta Universitas Islam Indonesia.

3. PURWOKERTO

Purwokerto termasuk ke dalam salah satu kota dengan biaya hidup terendah di Indonesia. Dilaporkan oleh BPS, biaya hidup per bulan di sana hanya sekitar Rp1,3 juta. Tentu angka ini sangat bersahabat bagi kantong pelajar yang terbatas.

Komponen biaya hidup terbesar di Purwokerto ada di kebutuhan makan. Per bulan setidaknya diperlukan dana sekitar Rp631 ribu untuk mencukupinya. Hal tersebut disusul dengan biaya indekos standar. Dana yang diperlukan bervariasi antara Rp300 ribu hingga Rp600 ribu.

Kota yang menjadi ibu kota Kabupaten Banyumas ini memiliki berbagai perguruan tinggi ternama. Ada belasan perguruan tinggi yang dapat dipilih. Beberapa yang dikenal adalah Universitas Jenderal Soedirman dan Universitas Muhammadiyah Purwokerto.

Kondisi geografis Purwokerto yang terletak di dataran tinggi menjadi keuntungan tersendiri. Daerah di sekitarnya terbilang indah dan berhawa sejuk. Cocok untuk menjadi area belajar yang tenang.

4. MALANG

Malang dapat dijadikan pilihan kota untuk kuliah. Kota ini terbilang nyaman. Dikelilingi gunung dan perbukitan, cuaca di sana cenderung sejuk. Mahasiswa bisa belajar dengan nyaman di sini.

Kebetulan biaya hidup di Malang terbilang rendah. Untuk biaya indekos dengan kamar standar, seseorang hanya perlu merogoh uang sekitar Rp300 ribu hingga Rp600 ribu. Sama halnya dengan keperluan biaya untuk makan. Untuk menikmati hidangan sederhana di sana diperlukan biaya sekitar Rp8 ribu hingga Rp15 ribu untuk sekali makan. Hal tersebut tentu mampu menekan komponen biaya hidup yang kerap menambah beban mahasiswa.

Selain itu, di Malang cukup banyak perguruan tinggi yang bisa dijadikan pilihan. Setidaknya ada 50 perguruan tinggi mulai dari universitas, akademi, institut, sekolah tinggi, hingga politeknik yang dapat dipilih.

Kualitas pendidikan di Kota Malang juga terbilang bagus. Terbukti dengan kehadiran beberapa perguruan tinggi ternama seperti Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Malang, dan Universitas Muhammadiyah Malang.

Itulah beberapa kota yang dapat dijadikan pilihan untuk menempuh bangku perguruan tinggi. Biaya hidup yang rendah dipadu dengan opsi kampus beragam menjadikannya tempat ideal untuk kuliah dengan biaya murah.

Leave A Comment

Share via