||Menemukan Kebahagiaan Lewat Public Speaking

Menemukan Kebahagiaan Lewat Public Speaking

Penulis: Eka Putri Agustina – Kepribadiannya yang ceria dan senang bertemu orang baru membuat Campus Ambassador Dana Cita satu ini selalu antusias berbicara di depan umum. Kepada pembaca blog Dana Cita, Eka menceritakan pengalaman dan kecintaannya pada dunia public speaking.


Berbicara merupakan suatu kegiatan untuk mengungkapkan isi hati atau isi kepala dengan lisan yang terucap. Tujuan berbicara adalah menyampaikan maksud tertentu kepada seseorang atau kelompok yang dituju. Itu adalah definisi berbicara menurutku.

Kenalkan nama aku Eka Putri Agustina, saat ini sedang menjalani kegiatan sebagai mahasiswa Universitas Negeri Jakarta, program studi Teknologi Pendidikan angkatan 2017.

Sebagai mahasiswa, tentu kita dituntut untuk bisa berbicara dan mengemukakan pendapat pada saat presentasi, diskusi, maupun seminar—baik yang diadakan di dalam ataupun di luar kampus. Berbicara dalam konteks perkuliahan tentu memerlukan wawasan yang memadai agar apa yang kita sampaikan memiliki nilai dan dapat dipertanggungjawabkan.

Bagi saya, berbicara di depan kelas (dalam perkuliahan) merupakan langkah awal untuk berlatih berbicara di depan umum. Biasanya saya mengevaluasi setiap hal yang sudah saya lakukan setiap habis presentasi bersama kelompok maupun individu, dan juga pada saat berdiskusi.

Dana Cita | Eka Putri - public speaking

Eka dan rekannya memandu acara Stadium General (Photo by Eka)

Selain itu, saya juga turut mengikuti setiap kegiatan seminar atau workshop untuk melihat langsung bagaimana seorang MC atau moderator membawakan sebuah acara, dan bagaimana pembawaannya saat berbicara dengan para audience. Terkadang, saya juga suka mencatat apa saja yang perlu dipersiapkan saat menjadi pembawa acara.

Di beberapa seminar, saya suka mengajukan pertanyaan kepada pembicara yang hadir. Menurut saya, hal tersebut merupakan tantangan paling sulit karena harus mampu mengolah dan memproduksi pertanyaan yang berbobot, agar tidak keluar dari materi yang disampaikan oleh pembicara. Akan tetapi, tentu saja saya harus berani dan percaya diri sebagai latihan untuk berbicara di depan umum.

Seiring berjalannya waktu, dengan mengumpulkan pengalaman mengikuti seminar/workshop dan memberikan pertanyaan dalam forum, akhirnya saya diberi kesempatan untuk membawakan acara Buka Bersama Program Studi Teknologi Pendidikan pada tahun 2018, tepatnya pada bulan Ramadhan.

Dana Cita | Eka Putri - public speaking

Pengalaman pertama Eka menjadi MC di acara kampus (Photo by Eka)

Ini merupakan pertama kalinya saya menjadi MC dan tampil berdiri di hadapan kurang lebih 200 orang—bukan di dalam kelas lagi. Dihadiri oleh dosen-dosen program studi Teknologi Pendidikan dan senior tingkat, menjadi alasan saya untuk mempersiapkan acara ini matang-matang.

Saya berlatih mengucapkan kata-kata dengan baik, melatih postur dan bahasa tubuh, dan juga gaya bahasa yang akan dipergunakan nantinya. Dengan dibantu partner MC saya, akhirnya kami bisa membawakan acara Buka Bersama dengan baik dan lancar.

Dari pengalaman tersebut, saya menyadari bahwa berbicara depan umum merupakan keterampilan dalam berkomunikasi yang harus banyak dilatih dan juga memerlukan mentor untuk mengevaluasi apa saja yang kurang dan perlu di-improve.

Saya juga memiliki beberapa mentor yang berasal dari senior tingkat saya, yang sudah sangat sering membawakan acara, menjadi moderator, dan juga pernah menjadi pembicara, yaitu Ketua Himpunan Mahasiswa Prodi Teknologi Pendidikan 2018, Kak Norman Yusuf.

Dari Kak Norman saya belajar banyak hal, salah satunya yaitu selalu utamakan etika berbicara yang baik didepan umum ataupun bukan didepan umum. Dengan memiliki dasar yang baik, maka pembawaanya juga akan baik, dan acara akan berjalan dengan baik dan lancar.

Setelah menjadi MC di acara Buka Bersama, saya mendapatkan beberapa tawaran lain, di antaranya pada acara PKKMB TP (ospek di program studi) 2018, Festival Pendidikan Lomba Nasional Media Pembelajaran 2018, Studium General bersama Profesor Atwi Suparman tahun 2018.

Di tahun 2019, saat magang di Dana Cita saya mendapat kesempatan untuk menyampaikan informasi tentang program pinjaman pendidikan terjangkaunya di acara Try Out Kemuning UI, dengan kurang lebih 775 peserta di hadapan saya.

Pengalaman tersebut sangat istimewa karena saya bisa mewakili Dana Cita untuk memperkenalkan platform online ini kepada siswa SMA/SMK yang ada di Kuningan, Jawa Barat.

Bukan hanya itu, di bulan Februari 2019 saya juga menjadi MC di acara Campus Ambassador Dana Cita Gunadarma, “How Digital Business Helps Education”.

Pengalaman menjadi MC merupakan salah satu cara untuk melatih diri saya agar bisa berbicara di depan umum (public speaking), mengungkapkan pendapat, dan juga untuk membagikan aura positif kepada para audience.

Mengapa aura positif? Karena bagi saya, berbicara merupakan salah satu sumber kebahagiaan yang tidak ternilai. Public speaking bukan saja menjadi hobi, melainkan saya bisa menemukan semangat hidup dari sana.


Eka adalah seorang mahasiswa asal Tangerang yang tengah menjalani studi S1 di Universitas Negeri Jakarta. Selain aktif dalam kegiatan kemahasiswaan dan menjadi MC di berbagai acara, Eka juga telah memiliki pengalaman profesional di sejumlah perusahaan.

Leave A Comment

Share via